Rabu, 27 Maret 2013

"FINANCIAL WORLD FLOW"

NAMA : LINIE ASMARA

NPM : 14210043

KELAS : 3EA17

DOSEN : PRIHANTORO

TUGAS KOMP. LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN **

"FINANCIAL WORLD FLOW"

Bank adalah sebuah lembaga atau badan usaha untuk menghimpun dana masyarakat dalam bentuk simpanan, giro dan lain sebagainya. Bank sangat diperlukan dalam perekonomian modern sebagai mediator antara kelompok – kelompok masyarakat yang kelebihan dana (rumah tangga ) dan kelompok masyarakat yang memerlukan dana ( pengusaha).

Bank berkaitan dengan adanya uang. Uang mempunyai beberapa fungsi diantaranya :
A. Alat Tukar
B. Satuan Hitung
C. Kekayaan & Kemakmuran

Bank memerlukan 2 peran masyarakat : 

1. Peran masyarakat A sebagai nasabah ( orang ) yang menyimapn atau menabungkan uangnya di bank atau kita sebut peran A sebagai i1. uang tersebut dapat disimpan di bank berupa : 
a. Saving deposit 
b. Demand Deposit (Giro) 
c. Time Deposit (Deposit) 

2. Peran masyarakat B sebagai orang yang meminjam uang kepada bank dengan system pembayaran kredit atau yang biasa disebut loan atau kita sebut peran B sebagai i2. Peran B juga disebut Law of the large member (hukum bilangan besar). 
i2 > i1 = keuntungan bank (interest spread). 

Bank bagi peran keduanya sebagai Financial intermediary di mana bank menanamkan Trust (kepercayaan) kepada pihak A dan menyediakan pinjaman kepada pihak B, kedua kegitan tersebut disebut Double concidence. Hubungan pihak A dengan pihak B (i3) kaitannya sebagai Capital market, capital market terbagi 2 yaitu : 

1. Saham ( surat kepemilikan ) 

  • Deviden : system bagi hasil kepada pemilik saham 
  • Capital gain : kenaikkan yang mengalami pada waktu tertentu 
Contoh : 
  1. Jual modal dalam bentuk saham 40%, si A pada akhir tahun akan memperoleh deviden (keuntungan). 
  2. Pada tanggal 27/3/12 , pukul 10.00 PT. Unilever membeli surat dana seharga 10.000/lbr, kemudian pada pukul 14.00 harga tersebut naik menjadi 15.000/lbr sehingga untung 5.000/lbr. kegiatan tersebut dinamakan Short selling. 
2. Obligasi ( surat hutang ) 
Yaitu bunga diskonto (bunga dibayar dimuka) 
Contoh : seseorang membeli motor seharga 10jt dengan bunga 10% selama 3bulan. 3bulan kemudian harga motor tersebut menjadi 9jt. 

Jika pihak B mengalami kerugian, bank akan mengasuransikan kepada perusahaan AHM, pihak Perusahaan AHM juga tidak mau menanggungnya atau mengalami kerugian sendirian kemudian pihak AHM mengajak kerjasama dengan perusahaan asuransi yang lain yaitu perusahaan asuransi ABC. Apabila pihak ABC keberatan maka pihak ABC mengajak kerjasama dengan perusahaan asuransi KLM sehingga kegiatan tersebut dinamakan reasuransi. KLM juga tidak mau menanggungnya sendiri dan KLM juga mengajak kerjasama dengan perusahaan asuransi OPQ kegiatan tersebut dinamakan retrocessi (adanya di luar negeri). 

Selain itu, bank juga mendirikan perusahaan leasing ( pembiayaan) yaitu PT. atau kita sebut i4. i4-i2 , karena i4 memiliki 2 keuntungan yaitu dari penghasilan bank dan penghasilan leasing. 

Pihak asuransi OPQ juga tidak mau mengalami kerugian maka perusahaan ABC berinisiatif untuk mendirikan perusahaan, yaitu perusahaan OP, OQ, PQ yang masing-masing perusahaan ditugaskan untuk melakukan transaksi di pasar modal untuk capital gain. Pada saat itu masing-masing perusahaan membeli saham 20% kepada Bank. Bank memberikan saham kepada Bank SITI sebesar 20% dan telah dijual ke perusahaan OP, OQ, PQ sebanyak 20%, maka saham yang dimilik Toni saat ini adalah 40%. Sehingga saham bank menjadi milik perusahaan OPQ.